Berau Kembali Juara Umum

Kado istimewa bagi bupati dan wakil bupati serta seluruh masyarakat dipersembahkan kafilah Berau, yang berhasil menobatkan diri sebagai juara umum MTQ ke-30 tingkat Provinsi Kaltim yang berakhir kemarin di Paser. Gelar juara ini merupakan yang ketiga kalinya. Dua trofi dibawa pulang, yaitu trofi juara umum dan trofi yang menjadi milik daerah setelah tiga kali berturut-turut sebagai juara umum.

Pemberitahuan hasil yang dicapai kafilah yang dipimpin Sekkab Ibnu Sina yang berkekuatan 90 personel itu, memang sudah lewat tengah malam. Sehingga persiapan untuk melakukan penjemputan juga dilakukan dadakan. Setelah MTQ ditutup, kafilah Berau bergegas kembali agar bisa tersambung dengan penerbangan yang akan ditumpangi kembali ke Berau dari Balikpapan.

Sejak pagi, Bupati memimpin pertemuan singkat untuk melakukan penjemputan di Bandara Kalimarau. Selain Bupati, seluruh Muspida, juga pimpinan dinas instansi ikut menjemput di bandara. Begitu pun persiapan iringan kendaraan dan bus maupun kendaraan khusus.

Sekitar pukul 12.00 Wita, Kalstar Trigana Air yang ditumpangi rombongan mendarat di Bandara Kalimarau. Satu per satu anggota kafilah turun dari pesawat. Meski tampak lelah, mereka tetap memperlihatkan wajah ceria. Mereka telah berhasil membawa nama harum daerah di arena MTQ yang berlangsung selama sepekan di Paser.

Yang lebih memberi semangat, ketika dua trofi juara umum yang tersimpan dalam kaca dibawa turun dari pesawat. Satu adalah trofi juara umum yang akan diperebutkan kembali pada MTQ ke-31 di Bontang. Sementara trofi lain, piala tetap yang akan menjadi milik Berau, sebagai daerah yang berhasil keluar sebagai juara umum tiga kali berturut-turut.

Di depan pintu masuk ruang VIP, Sekkab Ibnu Sina Asyari yang terus mendampingi kafilah selama lomba berlangsung, menyerahkan piala bergilir maupun piala tetap kepada Bupati Makmur yang sudah menunggu kedatangan kafilah. “Terima kasih jerih payah dan perjuangan saudara-saudara demi nama baik daerah,” kata Makmur menerima piala yang tersimpan di dalam kotak kaca. Trofi itu tingginya lebih dari 1 meter dengan warna keemasan. Trofi menjadi simbol keberhasilan melakukan pembinaan seni baca Alquran.

Setelah istirahat beberapa menit, kafilah yang diangkut dengan bus khusus termasuk dua trofi yang disimpan di dalam kendaraan terbuka dijaga Agai dan Ulai, alias putra-putri Berau berbaju warna kuning, kemudian diarak keliling kota.

Mulai dari keluar kompleks Bandara Kalimarau, iring-iringan kendaraan menarik perhatian. Apalagi, bersamaan dengan warga yang akan melaksanakan salat Jumat. Iring-iringan ini hanya melewati jalan utama dan kembali ke Kantor Bupati untuk istirahat. Dalam perjalanan itu memang banyak warga yang sempat bertanya-tanya. Maklum, keberhasilan ini belum banyak yang tahu karena pengumuman berakhirnya MTQ ke-30 di Paser tersebut selesai menjelang tengah malam.

Rencananya, Jumat (9/5), Bupati akan melakukan syukuran menyambut kedatangan kafilah MTQ maupun syukuran atas keberhasilan mereka keluar sebagai juara umum. (  sumber  Kaltimpos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: