Pemerintah Tak Sanggup Tangani Sampah?

Persoalan sampah akan menjadi diskusi hangat di kalangan DPRD, sebab Komisi III DPRD Berau akan mengangkat permasalah ini dengan mengundang intansi terkait serta camat, lurah maupun rukun tetangga (RT) yang berperan aktif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat.

Permasalahan sampah ini sangat penting yang harus segera diselesaikan, sebab menyangkut orang banyak terutama kesehatan dan kebersihan. Bahkan bentuk keberhasilan bagi pemimpin daerah yang mampu memberikan arti tersendiri terhadap kualitas lingkungan.

Persoalan sampah itu menjadi isu penting di komisi III membidangi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Isu itu berkembang saat diskusi antarkomisi III. Wakil rakyat sudah tidak tahan melihat hamburan sampah di sejumlah tempat penampungan sampah (TPS) yang tersebar pada ruas-ruas jalan perkotaan.

Wakil rakyat beranggapan, kondisi itu tidak lain disebabkan minimnya kesadaran masyarakat dan kurang berperannya camat, lurah dan RT dalam mengajak warga menjaga kebersihan bersama. Hal itu diungkapkan anggota komisi III DPRD Berau Maridah.

Menurutnya, diperlukan kesadaran tinggi di masyarakat, untuk mendukung terciptanya kesadaran. Dia meminta, agar peraturan daerah (Perda) mengatur tentang sampah harus dioptimalkan. “Perlu kesadaran tinggi supaya persoalan sampah ini dapat diatasi, salah satunya pengoptimalan pelaksanaan Perda, soalnya sebelumnya kita sudah mengesahkan perda tersebut dan sekarang ini kita minta kepada inastansi terkait untuk segera merealisasikannya,”ungkap wanita berkacamata yang juga penasehat gerakan organisasi wanita (GOW) ini. Dikatakannya, memang untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat bukanlah persoalan yang mudah. Namun meskipun demikian bukan berarti hal tersebut menjadi halangan untuk bisa menciptakan kota yang berjulukan Sehat, Anggun, Gairah, Aman, Manusiawi (Sanggam) ini. Jika masyarakat mengerti betapa pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat, maka Komisi III yakin hal tersebut bisa direalisasikan, terlebih lagi jika didukung oleh perda sebagai payung hukum pelaksanaannya.

“Dengan demikian berarti dibutuhkan kerja sama yang baik antara pemeritah dan masyarakat, sehingga hal tersebut bisa terwujud,“ jelasnya. Selain pengoptimalan Perda, dalam rangka menciptakan kota Berau yang bersih aman rapi dan ramah, juga dibutuhkan pembangunan sarana dan prasarana yang memenadai, seperti tersedianya tempat pembuangan sampah, baik berupa tong sampah, mobilisasi sampah, dan juga tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Untuk menangani kebersihan kota ini, Maridah meminta kepada instansi terkait untuk segera menyusun program yang terencana dan efektif. “DPRD Berau. khususnya dikomisi III siap mendukung usulan dana dari program tersebut, asalkan program itu benar-benar aktif dan tepat sasaran,” ( SUMBER KALTIMPOS)

4 Balasan ke Pemerintah Tak Sanggup Tangani Sampah?

  1. dikma mengatakan:

    Nice topic ..

    ayo jadi kan kota berau benar-benar kota “SANGGAM”

  2. berau 76 mengatakan:

    dari diri kita dululah mencontohkan membuang sampah jngan sembarangan……………………..salam buat bpk bupati berau H.MAKMUR

  3. Oon mengatakan:

    semoga bisa terlaksana . . .

  4. upiL mengatakan:

    moga-moga bisa terwujud…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: