Obama Tetap Saja Dukung Israel

Januari 22, 2009

Pidato Presiden AS Barack Obama sesaat setelah dilantik disebut-sebut sebagai pidato yang ‘menyihir’ dunia. Namun, bagi Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, ada bagian yang harus dipertanyakan dari pidato Obama.

Ia mengatakan, Obama tak sedikit pun menyinggung tentang konflik Israel-Palestina. Padahal, sikap AS pasca-Bush diharapkan memberikan angin segar bagi penyelesaian konflik di dua negara tersebut.

“Obama tidak menyebutkan soal Palestina, ini bagian yang harus dipertanyakan. Dia (Obama) menyebut Iran, Irak, dan Afganistan, tapi dia tidak menyebutkan soal Gaza dan agresi Israel yang telah menyusahkan AS. Dukungan Bush yang besar pada Israel telah memberi citra buruk pada AS dan ini yang harus diperbaiki Obama. Semestinya dia menghadirkan pernyataan tentang Israel-Palestina,” kata Hidayat di Gedung DPR, Rabu (21/1).

Pernyataan terkait konflik di Jalur Gaza dinilai Hidayat sangat penting, untuk membuktikan keseriusan Obama yang mengatakan akan memperbaiki hubungan dengan negara-negara Muslim. Pendekatan baru yang dikatakan Obama akan menghadirkan pola baru yang saling menghormati dan menguntungkan perlu pembuktian. Baca entri selengkapnya »


SERANGAN UDARA ISRAEL DI GAZA 500 LEBIH TEWAS

Januari 5, 2009

073252pTentara darat dan kendaraan berat lapis baja Israel bergerak jauh ke dalam Jalur Gaza, membelah wilayah itu menjadi dua bagian, Minggu (4/1) waktu setempat.

Dengan dukungan bom dari angkatan laut, udara, dan darat, pasukan Israel merebut posisi-posisi di kedua sisi Kota Gaza, dan sepanjang jalan timur-barat.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 50 orang terbunuh sejak operasi darat dimulai. Seorang tentara Israel tewas.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS Dick Cheney membela serangan darat yang dilancarkan Israel. Dalam wawancara dengan televisi CBS, Cheney mengatakan serangan udara tidak cukup untuk memusnahkan tempat-tempat penembakan roket oleh pejuang Hamas ke wilayah Israel. Dia juga mengatakan Israel tidak meminta restu AS sebelum melakukan itu.

Sementara itu, Presiden Israel Shimon Peres menolak imbauan gencatan senjata, tetapi menekankan negaranya tidak bermaksud menduduki kembali Gaza atau pun menghancurkan Hamas.

Misi Uni Eropa terbang ke kawasan itu untuk melakukan upaya diplomasi. Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Javier Solana mengatakan krisis ini menunjukkan kegagalan diplomasi.

Baca entri selengkapnya »